Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Monday, September 28, 2015

Bahan Bakar Jenis Baru, PERTALITE

Sudah tahu kan kalau sekarang atau saat ini ada BBM jenis baru hampir di setiap SPBU saat anda mau mengisi BBM, iya benar namanya Pertalite, kalau menurut analisa saya yang dangkal dan engga ngerti tentang BBM karena dulu kuliahnya ngga di jurusan perminyakan atau pertambangan, Pertalite itu akronimnya adalah pertamax lite, atau sederhanyanya pertamax yang lebih ringan/rendah dari pertamax aslinya atau pertamax dex, namun lebih tinggi daripada premium. kenapa bisa begitu? karena saya melihat dari harganya hahahha.

Harga untuk pertalite adalah Rp. 8600 kalau ngga salah, sementara premium Rp. 6500 dan pertamaxnya sekitar Rp. 9000an. Namun apa keutungannya memakai pertalite daripada pertamax? Jujur saja saya ngga tau, sumpehh ngga tau, namun kalau anda tetap memaksa baiklah saya akan keluarkan jurus ngga tahunya.

Pertalite itu karena hampir memiliki kesetaraan dengan pertamax jadi memiliki kandungan ron dan rangkaian karbon yang hampir sama dengan pertamax yang lagi-lagi memang tujuannya untuk pembakarannya agar lebih bagus lagi, jadi lebih mengurangi emisi gas karbon yang dihasilkan, karena hasil pembakarannnya sempurna jadi gas emisi buangnya pun lebih sedikit, ini juga sangat baik sekali untuk menjaga kebersihan mesin, jadi mesin juga akan tetap bersih dan awet.

Terobosan terbaru dari pertamina mengeluarkan petralite ini sangat baik sekali, namun apakah sosialisasinya tentang pertalite ini sudah sampai kepada masyarakat dan mengedukasinya tentang manfaat dari pertalite ini, kalau belum tentu saja masyarakat akan sangat enggan sekali memakai pertalite apalagi harganya yang jelas lebih mahal dari harga premium, singkatnya hukum ekonomi kembali berbicara disini yaitu dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Pasti itu yang dicari bukan? oya mohon koreksi jika saya salah tentang yang saya tulis disini. kali aja note saya atau tulisan di blog saya ini dibaca oleh direktur pertamina hehehe.

Terimakasih sudah membaca tulisan yang sangat culun ini, salam hemat dan maju terus Pertamina Indonesia :)

No comments:

Post a Comment