Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Tuesday, April 3, 2018

Balasan Puisi Sukmawati Soekarno Putri

Jagat dunia maya kini sedang dihebohkan oleh lantunan puisi seorang wanita paruh baya yang belakang diketahui merupakan anak kandung dari Bapak Pendiri Bangsa, Proklamator sekaligus presiden pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia Bapak Ir President Soekarno.

Bukan karena beliau putri seorang proklamator yang menjadikan puisinya viral dan terkenal seantero bangsa, melainkan karena konten atau isi puisi tersebut yang dianggap menyinggung umat muslim seluruh tanah air tercinta ini.

Baca juga: Anak anda jadi pinter ngaji dengan cara sederhana ini.

Pada beberapa bait puisi tampak perbandingan antara konteks kenusantaraan dengan syariat islam yang menjadikan sebagian umat islam geram dengam puisi yang dibacakan oleh beliau.

Puisi terlantunkan dalam acara perayaan butik dari desainer kondang kenamaan Anne Avantie, yang kala itu merayakan hari jadinya, menjadi viral lantaran banyak para pengguna internet merasa geram dan mengecam puisi beliau.

Sontak puisi itu menuai banyak kecaman dari berbagai pihak yang kurang berkenan dengan isi puisi yang dibawakan tersebut.

Tak jarang warganet (netizen) mengkritik pedas dan geram dibuatnya lantaran membandingkan adzan dengan kidung nusantara.

Baca juga: Anak anda jadi pinter ngaji dengan cara sederhana ini.

Bahkan tak jarang yang kemudian mereka membuat puisi balasannya.

Berikut salah satu puisi balasannya.

Berikut selengkapnya:

Aku ibu muslimah. Aku harus patuh pada syari'at Islam. Karena kecantikanku tercipta dari DIA sang pemilik jagad, sang pembuat syari'at.

Aku tahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah.

Gerai tekukan rambutnya sangatlah cantik. Rasa ciptanya bagaikan kristal mutiara yang menyatu dengan kodrat alam.

Begitu cantiknya hingga Rabbku menyebutnya aurat dan tak rela mata-mata durjana liar memandangi kecantikannya.

Kecantikan itu harus tetap suci terbungkus kain hijab.

Lihatlah ibu muslimah. Saat penglihatanmu semakin asing. Supaya kau dapat melihat kecantikan asli dari imanmu.

Jika kau ingin menjadi cantik, memiliki jiwa yang sehat, beradab dan bermartabat

Selamat datang di duniaku, bumi Ibu muslimah.

Aku ibu muslimah. Aku harus patuh pada syari'at Islam. Karena kecantikanku tercipta dari DIA sang pemilik jagad, sang pembuat syari'at.

Aku tahu suara kidung ibu Indonesia sangatlah elok.

Namun seluruh suara merdu dimuka bumi ini harus meluruh syahdu saat Rabbku turun dari atas arsyNYA, membuka penutup langit dengan kumandang adzan.

Seluruh manusia beriman wajib datang dan sujud dengan ke-TAAT-an.

Suara kumandang adzan itu sangatlah merdu, bila didengar oleh mereka yang senantiasa menjaga hati dan melafadzkan istighfar.

Rabbku tidak perlu meminta maaf, bila suara adzan itu terdengar buruk bagi hati yang buruk karena belum terpuaskan nafsu yang lapar.

Gemulai gerak tari bukanlah ibadah. Karena ibadah adalah saat hati merendah dan tubuh sujud menyembah, dimana nafas doa berpadu cipta melalui helai demi helai benang tenun sajadah dan tangan yang menengadah. Bukan dengan keangkuhan hati yang pongah.

Pandanglah ibu muslimah. Saat pandanganmu semakin pudar

Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari imanmu

Sudah sejak dahulu kala, sejak tercipta manusia pertama, riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan patuh pada perintah Rabbnya.

Puisi Ibu Muslimah di atas beredar di grup aplikasi pesan instan dan media sosial.

Baca juga: Anak anda jadi pinter ngaji dengan cara sederhana ini.

No comments:

Post a Comment